Ayo Ngeblog!

Tiap hari kerja itu-itu saja, kerja adalah sebuah rutinitas yang menjenuhkan. Ngeblog sebagai salah satu upaya untuk membunuh kejenuhan itu.

KTKLN Itu Hanya Mempersulit Saya

Suasana memanas ketika aku berhadapan dengan petugas imigrasi. Kecemasan dan kegalauan hatiku serta merta terbaca oleh petugas imigrasi. Suasana itu seperti apa yang telah aku prediksikan sebelumnya. Inilah petaka pertama yang kudapat dari kartu KTKLN...

Menggugat Doktrin TKW itu Bodoh

Ijasah bukanlah sebuah komoditas/bukti intelektualitas seseorang kalau itu tanpa dibarengi dengan kualitas. Namun kenyataannya banyak orang mendiskriminasikan TKW hanya karena mereka tak sekolah dan tak berijasah.

Wahai SBY! TKW Itu Tak Butuh HP!

TKW itu butuh HP yang bermerk PERLINDUNGAN! Selama ini pemerintah hanya berasumsi tentang apa yang dibutuhkan oleh TKW. Mereka tak pernah duduk bersama (dialog) dan bertanya itu langsung kepada TKI/TKW atau perwakilannya. Mereka hanya berasumsi kemudian memutuskan begitu saja.

Tragedi Munyuk Kesasar di Hong Kong

Keterbatasan tempat di apartemen bosku menyebabkan mereka memilih tempat paling strategis untuk membuat sarang untukku. Di atas dua buah kulkas dan mesin cuci diberi papan yang digelari kasur diatasnya, itulah dan disitulah sarangku. Nah uniknya

Salah Kaprah Eufimisme

Bagaimanapun eufimisme yang digunakan untuk memperhalus bahasa terhadap kata "babu" ianya tak akan berguna bila tak dibarengi dengan tindakan menghargai dan mengakui bahwa mereka itu manusia dan pekerja. Manusia yang perlu dimanusiakan dan pekerja yang perlu dihargai keberadaannya dan dilindungi hak-haknya

Parade Protes

CERITA TENTANG WANITA PERKASA

Ada cerita
Tentang wanita
Wanita perkasa
Yang menyebrangi lautan untuk perut dan turunan

Tunduk
Hatinya luka
Berdarahdarah
Bernanahnanah
Hingga berulat berbelatung
Menunggu masa yang tak kunjung terang

Pada kertas hijau muda
Wanita itu terikat
Kebebasannya
Haknya
Hatinya

Telahpun berteriak hingga serak
Memanggil massa untuk di akui
Bahwa dia ada tapi tak di adakan

Telahpun memanggil bapak
Ataupun ibu
Mengadu pilu
Tapi mereka hanya setengah peduli
Setengah lagi mencaci maki

Kemudian hanya angin yang menjanjikan kesejukan
Hanya janji

Wanita itu menangis
Airmatanya berubah samudra
Dan tikus-tikus berdasi berenang
di dalamnya

Wanita itu mengaduh
Sakitnya berubah musik
Dan para kecoak berjoged ria
mendengarnya

Wanita itu berkeringat
Peluhnya berubah permata
Dan para perampok berebut
merenggutnya

Derita wanita perkasa adalah upacara gembira
Bagi mereka
Yang kaya dunia
Yang melarat hati rasa

Apa yang tersisa untuk wanita perkasa?
Apa haknya?

Apakah wanita perkasa difatwa derita?
Ha?


MERDEKAKAH KITA?

Apa arti kata merdeka
Di jaman penuh luka
Karena tabrakan kepentingan yang berbeda-beda

Apa arti kata merdeka
Di saat informasi publik
Terpotong oleh belenggu hukum unik

Merdekakah kita?