The Past is in The Past

Sebuah pertanyaan berhak atas jawaban.

Kami, aku dan momonganku, berjalan menuju bus stop yang berada di ujung Village Road. Kami melewati beberapa mobil yang berjejer terparkir di tepi jalan.

Pukul 6 petang, suasana lengang, tak banyak mobil bergerak melawan arah kami berjalan. Udara tak bergerak, diam di tempat, dingin yang pengap, ini musim winter yang salah kaprah di tahun ini. Cuaca tak menentu.

Uap menyembul dari mulut kami saat kami mendengungkan lagu yang menjadi soundtrack film Frozen, Let It Go. Lagu yang dibawakan apik oleh Idina Menzel menjadi agak kedangdut-dangdutan saat aku dan momonganku berusaha keras untuk menyanyikannya.

.........
My power flurries through the air into the groooouuundddd
My soul is spiraling in frozen fractals all arooouuundddd
And one thought crystallizes like an icy blaaaaaasssttt
I’m never going back,
the past is in the paaaassst....

"Waiiiiitttt...!" teriak momonganku tiba-tiba. Aku mendadak harus mengerem mulutku untuk tidak menyanyikan kelanjutan dari lagu itu.

"What?" tanyaku heran.
"What does that mean?" tanyanya.
"What does that mean what?" tanyaku heran dua kali.
"What does it mean? What does "the past is in the past" mean?" tanya momonganku serius. Dia bahkan berhenti berjalan dan menatapku sungguh-sungguh.
"We always sing this song, I understood most of the lyric, but not this one," katanya.

Anak yang pada 14 April nanti genap 9 tahun ini memang bocah yang curious banget. Rasa ingin tahunya tinggi. Ya iyalah,secara babunya juga gitu.

Sebenarnya aku mau menjelaskan begini: bahwa Elsa dituntut untuk menyembunyikan kekuatan magicnya dan itu membuat Elsa ketakutan kalau kekuatannya sampai diketahui orang. Jadi saat Elsa minggat dan berada di gunung dia mencoba untuk melupakan ketakutannya, tidak menutupi kekuatannya dan menjadi dirinya sendiri, toh semua orang sudah tahu tentang kekuatan magicnya. 

Bukankah penjelasan seperti itu terlalu rumit baginya? Maka aku memilih  penjelasan seperti ini:

"The lyric is like a poem. Beautifully arrange words related to the movie," jawabku.
"So?" desaknya.
"You saw the movie, didn't you?"
"Yes."
"Elsa ran away from palace then go to the icy mountain, right?"
"Yes."
"So Elsa's past is the palace. She has left the palace, so it passed," jelasku.
"Get it?" tanyaku, berharap dia bisa menangkap penjelasanku.

Aku mulai bingung bagaimana harus menjelaskan padanya. Dan dari wajahnya tergambar bahwa dia makin mumet dengan penjelasanku yang mbulet. Kami sampai di bus stop. Sejenak aku membuka google dari ponselku. Aku mengetik "the past is in the past meaning" kemudian menekan tombol search. Percuma. Yang ada hanya lirik lagu dan disney wiki.

"I don't get it," jawabnya jujur.

Ok,  aku harus memutar otak. Kalau penjelasan kedua ini enggak juga bisa dimengerti olehnya berarti harus kirim whatsapp ke pak bos untuk menanyakan hal ini.

"Where are we going?" tanyaku.
"Play therapy," jawabnya cepat.
"We walked from home to this bus stop, didn't we?"
"Yes."
"What did we pass?"
"Cars, dogs, apartments?"
"Yes. So the cars, dogs and apartments were passed, right?"
"Yes."
"So that's it! Cars, dogs and apartments are behind us. We can say it like this: cars, dogs and apartments are past and the are behind us, passed, past. Do you get it now?"
"No."

**tepuk jidat

Lalu tiba-tiba dia berkata:

"You said Elsa's past is palace and she left palace, so the palace is behind her, past. Like that?"
"Yes," jawabku lega.

Akhirnya dia mengerti walau tidak sepenuhnya benar pengertian yang di dapatnya. Lha kalau pertanyaan yang fardhu ain jawabannya itu tidak terjawab, sampai besok dan besoknya lagi dia akan nguber aku untuk memberikan jawaban yang tepat. 

huufftt....

 

33 komentar :

  1. anaknya pinter ih, serba ingin tau.. ngegemesin :)

    BalasHapus
  2. wajar banget , anak seumuran dia belom ngerti konsep waktu (kata teori pengajaran ), y nunggu bbrapa waktu pasti secara alamiah dia akan ngerti.

    BalasHapus
  3. Interesting story! Hai mbak, kindly visit my blog also... I will subscribe to your blog yaa :D

    Love,
    Shei

    BalasHapus
  4. Mba ini namanya Mba Sri Lestari kah?
    Jika benar, artikelnya dimuat di koran JawaPos hari ini
    di Indonesia

    BalasHapus
  5. iya,,, ini saya juga buka blog ini karena barusan baca di jawa pos...

    BalasHapus
  6. mba saya tertarik membca blog ini juga setelah melihat di surat kabar KALTIM POST ( 1 grup dengan Jawa Post),,Kalimantan Timur..edisi 17 Maret 2014 tulisan dan artikelnya menarik

    BalasHapus
  7. tulisan yg menarik pantas aja banyak di bicarakan di koran jawa post indonesia.... semangat salam sukses

    BalasHapus
  8. tuLisannya bagus..tertarikkk..Get it..!

    BalasHapus
  9. Wah kayaknya akan jadi artis nih, saya buka blog ini karena lihat berita di Jawa Post

    BalasHapus
  10. Wew pantas ajah masuk trending topic,,,,nice post mba,,,keep blogging

    BalasHapus
  11. umak ai...akeh sing keracunan ni hari yaaa, tiba'nya beda ya gaya ngenglish hongkongan ma singawuran......tapi demen celetukan yang jowoan....

    BalasHapus
  12. hari ini profil tentang anda ada di Jawa Pos mbak

    BalasHapus
  13. Pekerjaan fisik mbak Rie Lestari (maaf) babu, tapi jiwanya cocoknya ya penulis, teruskan tulisan mbak Rie Lestari, ini sangat menginspirasi. ada sebutan lain untk mbak Rie Lestari "Inspiring Women" he hehe he

    BalasHapus
  14. wah-wahhh...selamat mbak ...profile singkat di jawa pos membawa saya untuk bertandang kesini... sebelumnya salam kenal dari blogger indonesia ... semoga selalu diberi kesehatan buat semua..aamiin

    BalasHapus
  15. Good job.. salam kenal mbak,, koran harian radar lampung memuat tulisan tentang seorang mbak sri lestari admin "babu ngblog".. krena penasaran... sy telusuri ni blog... tulisannya bagus dan menarik,,, selalu beri kabar kami di indonesia tentang aktivitas bangsa indonesia yang beradu nasib di negeri entah berantah.

    BalasHapus
  16. HEBATTTT ,, LUAR BIASA,, Ga ad kata2 lagi. Selain SUPER SEKALI....... profil mbak SRi di muat di Radar Sukabumi,,, artikelnya inspiratif sekali,,, salam kenal ya mbak sri..

    BalasHapus
  17. Saya juga langsung ke TKP setelah baca cerita mbak di Koran Harian Jambi Independent (group Jawa pos) juga,, waah.....jadi selebblog nich...........hehheee....

    salam kenal dari Jambi - Sumatera, mbak.....

    BalasHapus
  18. HEBAT.., njenengan mbak. semoga membawa semangat dan inspirasi buat banyak orang. saya tahu blog njenengan dari jawapos. terus terang saya yg tukang servis komputer ndak bisa bikin blog seperti njenengan. HEBAT..., semoga ALLAH memberi njenengan umur panjang untuk terus menebarkan kemanfaatan bagi orang2 di sekitar njenengan amin. salam kenal wildan

    BalasHapus
  19. keren ceritanya ... jangan-jangan pengalaman pribadi nih, hehehe ...

    BalasHapus
  20. aku juga liat blog ini karena membaca kisah mabk sri di Jawa Post terbitan senin, 17 Maret 2014. Blognya bagus apalagi posting ceritanya. Kudo'akan suatu saat nanti mbak akan dilirik penerbit untuk jadi penulis. Semoga sukses. Salam kenal.

    BalasHapus
  21. kalo aku habis baca vemale... langsung cuss liat babungeblog.. artikel yang ok.. keep spirit mba ;)

    BalasHapus
  22. Salam kenal Mbak Rie, sangat inspiratif blog nya, tahu sampean dari Jawa post. wong Jiken dadi penulis hebat, kebetulan kulo tinggale di Cepu tonggo kecamatan sampean he3x..

    BalasHapus
  23. blognya keren , artikelnya bagus bagus.. loooove it

    BalasHapus
  24. asyik ya mbak kayaknya jadi BMI hehe.. happy :)

    BalasHapus
  25. sama,,,saya juga habis baca vemale....langsung buka babungeblog.....senang baca artikel2nya.....salam kenal dari kalimantan timur....keep smile :)

    BalasHapus
  26. baru baca tulisan ini udah menarik..penasaran yg lainnya.....ubek2 ah :D

    BalasHapus
  27. Tulisannya keren, ceritanya seru. Salam kenal ya mbak :)

    BalasHapus
  28. SAE-SAE tulisane,, ,kulo sampek kepincut moco2 sedanten.. .
    SALUT kulo!!!

    BalasHapus
  29. siapa dulu baby sisternya ya????
    blogwalking from batam to hongkong

    BalasHapus
  30. ayo mbak pulkam ke Blora...:) wong asli Blora

    BalasHapus
  31. Aku wis ra iso ngomong opo-2 saking salutnya karo sampeyan mbak

    BalasHapus

Matur suwun wis gelem melu umuk...