Galau?

huuhuuhuuuu...

Semangaaaaatttt..!

Love your job and be proud.

Iyes!

Bekerja sambil belajar.

Masih galau lagi?

No! No! No! Be happy laahhh...!

Ayo ngeblog!

Masa kalah sama Babu Ngeblog?

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Tentang Ladang Itu

Terkadang perasaan ingin pulang sedemikian kuatnya. Tetapi perasaan takut pulang tak kalah hebatnya, keduanya berbanding lurus. Dan itulah yang membuatku berada pada situasi yang teramat sulit. Hidup di perantauan semenjak aku lepas dari bangku SMA telah berhasil membuatku matang di bagian tertentu namun mentah di bagian lain.

Masalah keuangan menjadi momok dari kecil sehingga sekarang pun. Ternyata aku masih terlalu takut untuk menjadi miskin. Miskin yang merupakan teman kecilku yang tak begitu menakutkan itu kini berubah menjadi bayang-bayang hitam yang lebih panjang dari tinggi badanku meski matahari di ubun-ubun kepala.

Aku sedemikian sulit memutuskan untuk harus bagaimana setelah kontrak kerjaku selesai nanti. Mungkin inilah kenapa Indonesia tidak bisa berkembang cepat, karena manusia-manusianya memutuskan segala sesuatu secara lambat, bukan karena bijaksana namun lebih karena kegamangan, kekurangtahuan dan kebingungan. Dan aku adalah salah satu manusia itu.


Tentang Ladang Itu


Mungkin cobaan masih enggan melepasku kembali

seperti saat malam pertama

cinta saja tak cukup membungkam perut

untuk tidak lapar


Tidak!

bukan aku memilih untuk menjadi miskin

tapi miskin memilihku untuk mencangkul

di ladang tetangga

sungguh!


ladang yang kucangkul subur penuh

namun ladang yang kutinggal hijau gulma dua depa

padi dan jagung mengkeret rubuh


Bila tiba masa pulang

Sanggupkah aku mencabut gulma

manual atau kimia atau bagaimana?

Secara dia bukan sembarangnya


Atau kembali saja ke ladang tetangga

membungkukkan punggung

sambil mengipaskan mimpi

untuk menuai padi dan jagung bersama suami

di ladang sendiri

Ketika Wanita Berkalung Kotang

Perempuan Berkalung Sorban? Wow kerenn…!

Saya telah menyaksikan film yang berjudul Perempuan Berkalung Sorban dan saya akui film itu memang hebat. Kesan hebatnya itu sudah saya dapati semenjak baru mendengar judulnya saja.

Judul itu berhasil membangkitkan tomboyitas saya. Seolah-olah dan saya membayangkan seorang wanita perkasa. Dan betapa kerennya seorang wanita kalau dia terlihat perkasa (tidak pasrah), selama masih di level kewajaran.

Tapi ketika emak saya berseloroh bahwa BH-nya sekarang kebesaran semua, saya jadi tertawa sedih. Lantaran saya membayangkan beliau begitu kurus kering menanti atau pun juga memikirkan saya, meski beliau mengatakan kalau beliau sehat-sehat saja.

“Kaya kalungan BH, kegedhen kabeh saiki nduk (seperti berkalung BH, kebesaran semua sekarang nak),” katanya sambil terkekeh.

Degg!! Perempuan berkalung BH? Oh tidakk…!
Saya tak bisa turut terkekeh, saya membayangkannya aneh dan ngeri. Selanjutnya berkelebatan wanita-wanita dengan kutang yang semakin hari semakin ngglambreh kebesaran karena berbagai alasan. Dan kalau alasannya adalah kegagalan negara menunaikan tugasnya sebagai pengayom perut rakyat, maka mungkin akan menjadi seperti puisi yang saya tuliskan ini:


Ketika Wanita Berkalung Kutang

Ketika wanita berkalung kutang
Inilah tuan kesejahteraan kami yang sekarang
Dada telah rata dan keriput
Dihisap janji tuan
Janji yang lobang-lobang
Lobang-lobang
Karena rakus tuan

Ketika wanita berkalung kutang
Inilah tuan protes kami yang sekarang
Karena tenggorokan kami terlalu kering
Untuk berteriak nyaring

Ketika wanita berkalung kutang
Tolong tuan kembalikan air susu kami
Untuk hidup dan anak
Untuk malu dan negara

Kapan tuan dengar protes kami?
Apakah tuan menunggu
Celana dalam yang terlorot
Dan berkibar setengah tiang
Di hadapan tuan?


gambar dari sini

Parade Protes

CERITA TENTANG WANITA PERKASA

Ada cerita
Tentang wanita
Wanita perkasa
Yang menyebrangi lautan untuk perut dan turunan

Tunduk
Hatinya luka
Berdarahdarah
Bernanahnanah
Hingga berulat berbelatung
Menunggu masa yang tak kunjung terang

Pada kertas hijau muda
Wanita itu terikat
Kebebasannya
Haknya
Hatinya

Telahpun berteriak hingga serak
Memanggil massa untuk di akui
Bahwa dia ada tapi tak di adakan

Telahpun memanggil bapak
Ataupun ibu
Mengadu pilu
Tapi mereka hanya setengah peduli
Setengah lagi mencaci maki

Kemudian hanya angin yang menjanjikan kesejukan
Hanya janji

Wanita itu menangis
Airmatanya berubah samudra
Dan tikus-tikus berdasi berenang
di dalamnya

Wanita itu mengaduh
Sakitnya berubah musik
Dan para kecoak berjoged ria
mendengarnya

Wanita itu berkeringat
Peluhnya berubah permata
Dan para perampok berebut
merenggutnya

Derita wanita perkasa adalah upacara gembira
Bagi mereka
Yang kaya dunia
Yang melarat hati rasa

Apa yang tersisa untuk wanita perkasa?
Apa haknya?

Apakah wanita perkasa difatwa derita?
Ha?


MERDEKAKAH KITA?

Apa arti kata merdeka
Di jaman penuh luka
Karena tabrakan kepentingan yang berbeda-beda

Apa arti kata merdeka
Di saat informasi publik
Terpotong oleh belenggu hukum unik

Merdekakah kita?

Surat Seorang Istri Yang Jadi TKW

Aku menangkap wajah cinta seorang ibu dengan bola matanya yang berbinar indah ketika sabtu kemaren aku menikmati pening kepalaku di pinggiran Victoria Park.(bukan dalam gambar, gambar itu cuma diambil dari web yang ..udah lupa linknya).

"Wis maem durung Le(sudah makan belum Nak?)?" tanyanya pada anaknya lewat hubungan kawat.

Betapa merdu terdengar kata-kata itu. Selama ini aku hanya menjadi pendengar atas pertanyaan itu, belum menjadi penanya(secara aku belum beranak). Aku merinding merasakan dasyatnya pengaruh dari kalimat tanya itu, betapa tulus dan mesranya... Maka kuputuskan menikmati pening sambil menguping obrolan sang ibu.

"Kenapa mbak?" tanyaku lugu setelah selesai percakapannya. Kulihat sang ibu tersebut mengusap sudut matanya.
"Aku kangen anakku," katanya sendu.
"Sing sabar dan tabah mbak," bujukku.

Ya benar, hidup adalah sebuah pilihan. Menjadi TKW juga pilihan, sekalipun itu bukan pilihan yang layak disebut sebagai pilihan. Seseorang memilih menjadi TKW tentunya tidak semudah memilih mau makan dengan sambel trasi atau dengan ayam panggang. Keputusan yang tentu saja membutuhkan renungan yang panjang, pemikiran yang dalam dan pertimbangan yang matang. Seandainya saja hidup ini semudah apa yang pernah didendangkan oleh koesplus...

Surat Seorang Istri Yang Jadi TKW

Mas,
Apakah Ucok sudah minum susu?
Apakah Mas masih main kartu?
dari uang yang kukirim seminggu yang lalu
dari perasan keringat dan airmataku

Mas,
Pernahkah Ucok bertanya padamu
Pernahkah dia berseru
"Dimana emakku, aku rindu!"
Betapa itu lagu termerdu
di sela piluku

Mas,
Kemarin aku bermimpi
Kau kembali menjadi lelaki
dan aku menanak nasi
Kapan mimpi bisa terbukti

Mas,
Aku lelah berjumpalitan
Bertukar peran
Aku ingin kembali
menjadi istri

Mungkinkah mas?

after the show

there's nothing sadder
than flowers past their prime
being swept up
and thrown away

yesterday
I was a star
and today
I am trash

(hongkong, after the Flower Show
kalo Rie adalah bunga itu mungkin inilah yang Rie rasakan)

aji-aji tanpa guna

ora kuwawa
mateg aji prasaja mung sia-sia
mateg aji pangalem tanpa guna
mateg aji setia muspra

prewanganmu mung demit cilik
nanging anteb daya lan rosa
nyulak i mantraku
miyak rasaku

duh gusti pangeran kang mbaureksa bumi
aji apa sing bisa nggondol ati
kang wis cumantel ana telenging jagad siji pawestri



opo kuwi?? mbuh ah

hari ini, sabtu 26 januari

ketika pena kuletakkan tapi
jemari masih tetap menari
ketika hatiku bicara jangan berhenti
atau ulang sekali lagi

bukankah gundah hati ini bukan suatu tanda bijaksana
dimanakah jeda berkunci

mengapa hati selalu tertambat
pada tiang-tiang usang hampir patah

kemanakah hati ini membawa
penat pantat dan hati
kemana aku menepi

Pelacur Menulis


TULISAN PERTAMA
gincu merah menyala dan beha kawat tanpa tali
mana sepatu berhak sepuluh jari?
mana idep tujuh centi?
pelangganku sudah menanti

TULISAN KEDUA
lelaki ini punya burung sebesar kelingking
nyikep aku seperti nangkep maling

TULISAN KETIGA
pergulatan dua jam sekali
sampai semuanya perih nyeri
hari ini
kantongku berisi

TULISAN KE EMPAT
membersihkan sisa kawat semalam di gigiku
membersihkan kedok tebal dimukaku
malu

TULISAN KELIMA
lelah hati
siapa mau membeli

.....00....

Selamat Pagi 2008


sudah kusudahi 2007
dengan sebungkus indomi goreng dan teh manis
tanpamu
tanpa sesiapa disampingku
hanya berteman puluhan sms dari teman-temanku
dan bukan darimu

pantatku kedinginan di pagi 2008
ketika berkesentuhan dengan bibir kakus
toh hidup harus terus

selamat pagi 2008
semoga segera berkesudahan

hatiku tercecer

ketika hatiku tercecer di sawah-sawah duka
bukankah engkau yang mengumpulkannya
menjadi segebang cinta
mengikatnya dengan kasih
membawanya dengan harapan
bahwa hatiku seutuhnya milikmu

dan ketika sayang sudah membanjiri hatiku
mengapa sepatu mu bertolak
dan menghindariku

terulang lagi
hatiku tercecer di sawah-sawah duka

sayang dan kasih menjadi segebang cinta derita
atau derita cinta
bukankah cinta hakikatnya bahagia
mengapa membuatnya menderita
kenapa dibuatnya menderita

beginilah cinta, deritanya tiada akhir

ataukah cinta harus di akhiri
agar tak ada lagi
hati yang tercecer di sawah-sawah duka

Bunuh Saja Lelaki Itu

iya
mengapa membiarkannya mengoar seperti kerbau liar
mengapa membiarkannya bernyanyi seperti perkutut manggung

bunuh saja dia
bunuh saja lelaki itu
yang menusuk paksa lubang kehormatanku
yang mengalirkan darah haram ke tubuhku
yang membungkam kebenaran dengan gemintang di kepalanya
bunuh saja dia
bunuh saja lelaki itu
yang mencengkeram gumpalan indah milikku
yang mengikat hatiku pada kepedihan tak berkesudahan
yang mencampakkanku di pinggir malam hampir masuk jurang

bunuh saja dia
bunuh saja lelaki itu
tak akan ada yang menyesal karena hilangnya


Surat Untuk Cintaku

my dear,

you see...this is me
I always say something that I planned not to say to you. I just donno how, anyway.
I mean I hate my self...looks like I don't have a problem, but in fact I do.

There are things I didn't say. That is that I was thinking if you're happy to be with me all the time. I do thing that you would see this as "my trying to occupy you all the time. I do wonder if you are totally happy about this"classic query".

My problem that if I want you to be happy I should let you do everything you are happy with. But if that something you do you feel alright bothers me, what should I do?
I think I am still selfish, and also I don't love you good enough. I am not trying to make up or anything so I say this to you, I mean, as you know, I am the kind of person who think about all this weird questions all the time. Seriously, I do love you but that is not "good enough".

They are some difficult we had to overcome, and this is my challenge.
I am willing to take this challenge, including being so honest to you, yet I know this will not make you happy(this is part of the challenge) because I do care about us. And for this, I have no clue why? God knows, so I am actually glad(yet worried) that I said all this to you. I do feel like I am very stupid and like a loser too. I didn't hold on until "the end".

Sometimes I feel so sorry about myself or my emotion, this I have mentioned before. You see...I am trying to break this problem into pieces and trash them one by one. And I do (and I did) find the problem should be "me"!

This is the hardest part it's like you saying it's hard to change yourself. Not that this is against my own will.This is what I like coz you are way too important to me out the moment, and I am so used to share every simple bit of my life with you. So, I am weighing things comparing what is more important to me.

And apparently, I am still fighting. You are a bit heavier, in that sense. I still want to hang it here.

Something funny is our "fights" are so calm. This is one of the stuffs that I treasure, yet we were not happy and had our own opinion and position. We could still talk. so what else can I say? This coil never end, Iam talking about this essay.

So, I don't know what else I can say...
I guess this is life we are messing with. Things just can't happen too straight forward, especially I am dealing with you.
I just...well...anyway...

your love



wakakakak...lagi lagi lagi lagi......cintaaa
bikin bingung aja, pengin nulis tapi ga ada bahan, ga ada ide. Halah sing penting nulis. Grammar nya kacau ya biarin, hehehe...

vulnerable day

I keep on telling me self
Husss...weep...
let yourself be vulnerable at the right moment
and shed a tear or two
that's how people perceive how heartfelt you are

and then
those pretty clear water running down
release all the heavy weigh in my heart
emptying the anger
cleaning the sadness

and now
after all the drama
I feel lighter
still sad
but wiser

dear honey,

I guess
this is going to be my habit
unchangeable habit

no word can describe
or tell
how much you mean to me
and
how much I love you

I will show you
this is no lie

from luckiest man alive,

me

Antara Hujan dan Batu

hujan takut datang
walau awan sudah penat penuh membawa titiktitik airmata
kau tahu kenapa?
kupaksakan dia kembali keasalnya
aku ini wanita tegar
teriakku

dan kembalilah dia ke muara
dimana dukaderitasakitnestapa


dia berubah bentuk menjadi batu
batu yang sedemikian tajam dan keras

lalu kusentuh batu itu
kugenggam dan aku terluka

sampai angin datang dan menegurku
"air mata bisa mengurangi luka,
sehingga sakitnya tak seberapa
kenapa engkau tak melepaskannya?"

tapi aku lebih suka menggenggam batu
menjadikan tanganku hancur dan berubah merah
dan tak hendak aku membiarkan hujan
tak hendak aku membiarkannya berjuntaian
tak hendak aku melepaskannya

Cinta Seorang Pengemis

bajuku satu
kumal dan tambalan
celanaku satu
item dan koloran
sandalku satu
merah dan pedotan

ya
semua serba satu
seperti cintaku
seperti cintaku
cintaku satu kamu
kamu satu cintaku

pada kaleng sahabat sejatiku
dia selalu menemaniku
menadah rejeki
yang terjatuh

O kaleng cintaku
taukah kau akan cintaku padamu
cintaku satu kamu
kamu satu cintaku

(dari lantai 19, di bawah sana kulihat ada pengemis)

Happiness is...

( kebahagiaan menurutku )



Happiness is...
Makan indomi goreng tanpa pelototan mata bosku

Happiness is...
Tanggal 17 waktu gajiku

Happiness is...
Tidur ampe pagi tanpa gangguan bos kecilku

Happiness is...
Sms dari kawan-kawanku

Happiness is...
hari minggu

Happiness is…
Aku!

Proposal Cinta


Loving some one is very hard. The learning curve could be so steep. It's hard to say right or wrong. It's always comes in a mixture of sweetness and bitterness. Patience is one thing, comprise is another.

The thing that I hate most about a relationship is that the feeling of being afraid to offend the other person. I guess there is no such thing called honesty in this world. Sometimes, telling lies is a must, which I hate to do it!! Why should two people in love tell lies to each other? And then, sometimes truth cuts like a knife. So, what should we do? how are we gonna get the balance?

I sometimes got very frustrated and I will dislike myself very much. I will blame myself for not being able to control myself, or the situation. You see, it's the sense of incapability, feeling like I am a real loser. That hurts.
While one person is breaking the walls and the other is building blocks, that won't work. I guess this is not what we are though, thanks God!

May be I should just say less? May be I am scared, feeling so cold all of sudden. Then, I will say to myself, "hey, not only me need support and understanding, you need that too" The two "MEs" are fighting. Trying to find the way out.

You see, I do need more from you so to understand you more. Or I don't want to know coz I m trying to hide away from the truth. This is very scary. Wanting to know, but afraid to know.

I have no idea why I love you so. With you I see the different world. You are like salt and pepper to me. You spice up my tasteless life. To that, I thank you.

I dunno how can I keep you here with me. My strategy is to...love you. I dunno how either. Trial and error, that's the only way, I suppose. Just hope that I won't make big mistakes.

I am not sure if you are the one, again, trial and error.

Yes we should love like we never been hurt. And yes, it's easy to say. To do? Deep down inside we are scared to lose, to get hurt.


I didn't chose to meet you, but I chose to make this relationship to develop. No words can describe or tell how much you mean to me. Sound like a joke huh? but it is true. I am inviting you to join me. I am inviting you to be part of my future. You make this all complete. No matter what, please stay with me.
I LOVE YOU

______________________________________________



 

Buseeeeeeeettttt, bingung mau di masukin kategori apa. Cerpen, bukan. Puisi, kepanjangen. Prosa,apaan tuh? Mumetzz!!

Stuck on You

you know
my world is all built around you
Sometimes, when I don't see you
I feel so lost
it's kinda stupid
or may be
I should not let you know

I supposed to be strong
apparently,I am not that strong
may be
I haven't done my best is just not good enough

I hate to make you unhappy
unfortunately I did it many times
I just want you to take care of me
as you know
I am such a sensitive person
you are a gift to me
the right person to spend the rest of my life with

honey, I love you
I need you

--------------------

for someone, somewhere