hari ini, sabtu 26 januari

ketika pena kuletakkan tapi
jemari masih tetap menari
ketika hatiku bicara jangan berhenti
atau ulang sekali lagi

bukankah gundah hati ini bukan suatu tanda bijaksana
dimanakah jeda berkunci


mengapa hati selalu tertambat
pada tiang-tiang usang hampir patah

kemanakah hati ini membawa
penat pantat dan hati
kemana aku menepi

5 komentar :

  1. yu pantatnya penat ya.....
    mbok ya sini takpijeti!
    :D

    BalasHapus
  2. Sabtu waya'e leyeh leyeh.

    Mbak'yu, hati yang bijaksana itu yg bagaimana sih...

    BalasHapus
  3. mbuh yo, hehehe...mungkin sing kaya atine prabu kresna. ehm...

    BalasHapus
  4. kereenn mbak..
    yang lagi belajar juga

    BalasHapus

Matur suwun wis gelem melu umuk...